Assalamu alaikum Wr.Wb. Selamat Datang di Official Website Kepala Sekolah SDIT Harapan Bunda dengan alamat www.daniarif.blogspot.com, semoga dengan blog ini mampu menambah ruang informasi dan jembatan komunikasi, masukan dan saran kami nantikan. Terima Kasih,jazakumullah khoiran jaza, Wassalamu alaikum Wr. Wb.

19 Februari 2013

 Hari ini ...
kembali saya memulai update blog "tua ini". Sebenarnya belum bisa dikatakan tua lah, mungkin lebih pasnya, agak usang. hemmm... 
Masih teringat betul dulu, 5 tahun yang lalu aku yang mulai aktif nge-blok dari sebuah bilik kecil yang boleh dikatakan "ruang jabatan". Hehe.. lebih tepatnya disitu terdapat kursi panas.Afwan ya, tidak bermaksud menyinggung orang, personal ataupun lembaga sesuatu.  
Ya sudah, setidaknya ini mengingatkan memori betapa berat sebuah amanah itu harus diemban. Apalagi sebagai leader dalam sebuah lembaga yang beranjak besar. Tapi, itulah kenangan, yang tentunya menjadi spirit untuk kehidupan yang akan datang bahkan sampai pada pemikiran ukhrowi.Sudah selayaknya, sebagai insan yang beriman dan meyakini Islam sebagai pedoman langkah hidup, kita mesti senantiasa meningkatkan kadar keimanan kita. waah.. jadi berkhotbah ini malah. 
 

Read more...

Optimis...!!


kembali.
Setelah lama sekali blog ini tidak terjamah jemariku, kini kucoba mengisi. sejak adanya akun-akun jejaring sosial yang merebak hampir pasti meluangkan waktu yang agak banyak kurang terminati. entah kenapa? ya, mungkin lebih sibuk dengan berbagai urusan. Bisa dibayangkan, kalau satu orang mempunyai lebih dari satu akun, ada facebook, twitter, friendster bahkan yang akun lokal seperti koprolnya yahoo. Berarti ada banyak jaringan yang dibuat dan disampaikan.

saya ingin coba mengawali tulisan kali ini di tengah prahara keluarga besar saya. Anda tau Bona? ya, bona pengarang lagu "andai ku gayus tambunan" yang sekarang lagi merebak,seiring berbagai masalah hukum di negeri ini. Sebagai rakyat kecil saya dan anda yang termasuk didalamnya, miris rasanya melihat, dan menyaksikan betapa para penegak hukum di negeri ini semakin nampak borok-boroknya. dari berbagai kasus tentunya. Astagfirullah..... dosa dan kesalahan apa yang menghinggapi negeri ini. sehingga, hukum tak lagi dapat dinikmati orang- orang pinggiran, kaum miskin. Bahkan berulang-ulang, KH. Zaenudin MZ menyampaikan, " kalo kita kehilangan ayam, ngurusnya mesti kudu jual kambing, kalo kehilangan kambing, mesti harus jual sapi, begitu seterusnya, semakin besar nominal yang harus kita keluarkan untuk mencari keadilan di republik ini. Allahu Akbar...

bersambung

Read more...

Kembali...

Bismillah....
setelah lama tidak update dalam berposting,rasanya gundah hati ini ingin terungkapakan...

setelah.....dan setelah...
semoga memang apa yang pernah kita tuangkan senantiasa memberi arti dan manfaat,khususnya bagi diri sendiri... ataupun lebih baiknya bagi orang lain.

Saya bingung..mesti mulai dari mana. Liburan yang baru bermula beberapa hari. masih ada cukup waktu untuk bersantai,berkreasi bahkan berdaya guna.

pembaca yang terhormat,masih agak kaku dan canggung sy mencoba mengisi blog pribadi saya ini. entak kenapa. sedikit cerita, bermula ketika blog ini saya buat ketika saya mengemban amanah kepala sekolah. Amanah yang cukup berat. bahkan sangat berat. Blog ini merupakan salah satu jembatan dan ruang komunikasi. Akan tetapi,blog ini pilalah yang tak jarang sebagai ajang curahan hati saya,khusunya ketika mengemban amanah sebagai mas'ul.

maaf,afwan.... ternyata memulai ini lebih berat... entah karena ganjalan apa,tapi yang jelas... karena suasana yang mungkin sudah berbeda... sangat berbeda bahkan. cukup sekian dulu. afwan. Wassalam. ^..^

Read more...

Pendidikan sumber segalanya

Banyak yang berpendapat bahwa pendidikan hanya pelengkap hidup. Bahkan maaf "ada juga yang menganggap remeh kebutuhan yang satu ini. Membentuk masyarakat yang sadar betul akan pentingnya sebuah arti pendidikan sungguh sangat sulit. Banyak juga di kalangan masyarakat kita yang bertujuan tunggal bahwa pendidikan semata-mata untuk mencari lahan dan ladang pekerjaa. Memang formalitas yang ada membentuk opini seperti ini. Lain halnya ketika kita yang setiap hari selalu konsen betul dalam kancah antara anak didik,pendidik dan segala "oba rampene". keberhasilan dari proses pendidikan akan sangat didasarkan pada penunjangnya,dan lebih dominan penunjang eksternalnya. Tulisan ini saya turunkan karena ironisnya melihat kondisi di masyarakat kita yang semakin apatis terhadap perkembangan pendidikan yang ada.

Read more...

Hikmah kelahiran setelah 30 tahun berlalu


Alhamdulillah wassukurillah atas semua nikmat. Itulah kata yang paling tepat dan harus senantiasa terucap. Karunia dan rizki kehidupan dan kesehatan telah kulalui 30 tahun tepat. Setiap massa akan berganti,itu juga yang senantiasa aku yakini. Setahun yang lalu tentulah berbeda dengan sekarang. Dan kita tak akan pernah tahu setahun yang akan datang apa yang akan Allah berikan pada kita. Seperti yang Allah sampaikan juga pada QS.Al Asr. Sumpah dan janji Allah ini sangatlah nyata pada setiap massa dan kurun waktu yang telah berlalu.

Read more...

Facebook : antara kebutuhan dan Iseng


Betapa marak sekali saat ini,komunikasi pertemanan dalam dunia maya. saya coba ingin mencontohkan satu jejaring sosial, "facebook",namanya. Hampir seluruh bagian tingkat usia komunitas masyarakat mengenal situs pertemanan ini. Bahkan anak sekolah dasar seusia 9-10 tahun,sudah sangat familiar dengan situs ini. Memang efektif sekali,hanya dengan sekali membuat account dalam situs jejaring ini,kita bisa berkomunikasi dengan banyak orang ataupun komunitas masyarakat di berbagai belahan dunia. Hal ini juga disambut cukup masif juga oleh vendor-vendor perusahaan alat komunikasi sejenis handphone, sehingga hanya dengan hp kita bisa berkomunikasi lewat situs pertemanan dengan chat atau sekedar kirim/ kasih kabar dan komentar.

Read more...

Alhamdulillah....Ramadhan Datang Lagi


Gegap gempita dimana-mana. tidak di kota,desa sama saja. Di instansi pemerintah maupun swasta. Sangat kental terasa aura 17-an. HUT RI ke 64. Berbagai acara ditampilkan untuk perwujudan rasa syukur atas nikmat 64 tahun kemerdekaan. Lomba dari anak-anak, ibu-ibu, sampai bapak-bapak. Makan krupuk, lari kelereng, pecah air dlm plastik, sepakbola dangdut, joget berpasangan. Banyak ragam dalam perayaan. Bahkan di malam tirakatan 17-an ada yang rela mengeluarkan kocek hingga berjuta-juta.

Inikah cara kita mewarisi kemerdekaan? inikah yang diinginkan para pahlawan atas keberhasilannya dalam hadiah sebuah "kemerdekaan". Ya,setidaknya inilah yang bisa diberikan masyarakat kita dalam menjaga makna kemerdekaan. Rasa syukur bisa diwujudkan dalam apa saja, toh nyatanya memang masih ada bangsa yang belum merdeka sampai saat ini.

Rasa syukur dan bahagia ternyata semakin bertambah. Bukan hanya kemerdekaan, tapi keberkahan juga di hadirkan. Ramadhan, bulan keberkahan yang selalu kita nanti telah mengiringi di saat perayaan HUT RI. Sempurna. Makna kemerdekaan semakin dilengkapi oleh Allah dengan jatuhnya bulan suci yang diperkirakan sekitar tanggal 20-an. Subhanallah. Sungguh limpahan nikmat yang bertubi-tubi, dan tak berhenti. Marhaban ya Ramadhan. Kemerdekaan yang haqiqi bersama di bulan yang suci dengan ridho ilahi.

Read more...

SDIT Harapan Bunda Lulus 100 %

Alhamdulillah ..... setelah melalui proses dan perjuangan yang panjang. Malam ini,Jumat,19 Juni 2009 pukul 23.00, bersama seluruh kepala sekolah se-kecamatan pedurungan setelah menanti hasil UASBN sejak sore pukul 17.00 WIB. Dengan jumlah tertinggi 27,50 dan terendah 12,95, serta rata-rata 22,39. Untuk peringkat SD Negeri dan swasta se-kecamatan Pedurungan tidak diketahui pasti. Akan tetapi dapat dipastikan bahwa peringkat satu diraih oleh SD Islam Supriyadi dengan jumlah nilai tertinggi 28,90. disusul dari SD Negeri Pedurungan Tengah 2. Bagaimana dengan SDIT Harapan Bunda? Kami yakin bahwa pembaca semua dapat coba menyimpulkan sendiri. Setidaknya target kelulusan telah terlampaui. Sesuai kriteria ketuntasan minimal yang ditetapkan bersama antara sekolah dan komite, bahwa untuk matematika 3.00, IPA 3.50 dan Bahasa Indonesia 4.00. Alhamdulillah ambang batas tersebut terlampaui. hanya satu siswa yang mendapat nilai 3.00, sedangkan yang lain di atas KKM.

Alhamdulillah SDIT Harapan Bunda LULUS 100 %

Read more...

Sayonara...sayonara...

Detik detik perpisahan kian terasa. perpisahan tahunan. Akhirussanah. setiap akhir tahun acara perhelatan untuk melepas siswa-siswi kelas 6 senantiasa dilangsungkan. Dalam beberapa hari dalam pekan-pekan saat ini, anak-anak lebih banyak disibukkan dengan latihan, persiapan dan berbagai hal di masa akhir sekolah. Untuk tahun ini,serangkaian khotmil dan akhirussanah dilaksanakan mulai tanggal 12 sampai 14 juni. Selamat jalan anak-anakku,semoga kalian semua dapat menggapai cita setinggi langit dan anganmu.

Read more...

Selamat Jalan Sahabat


Pertemuan dan Perpisahan memang takdir yang senantiasa menyertai kehidupan manusia. Disitulah Allah menjadikan sebuah waktu sebagai peluang yang ada. Betapa kita harus dapat memanfaatkan sebuah saat dimana pertemuan itu datang. demikian juga kita harus pula dengan ikhlas merelakan sebuah perpisahan hadir pada saat-saat tertentu. Jalinan silaturahmi satu tahun terasa sehari apabila bingkai ukhuwah melandasinya. Terlalu cepat memang, persahabatan yang belum sampai pada titik finish dan usai.
Selamat Jalan Sahabat. Selamat menempuh Amanah Baru di Kota Salatiga. Selamat berkarya untuk Ibu Dra. Bety Dwi Jatmi,M.Pd. Semoga Allah senantiasa memberikan rahmatnya kepada kita semua dalam setiap langkah dalam mengemban amanah dan tugas.


Read more...

Persipan UASBN Kelas VI

Hasil pertemuan dengan wali murid kelas 6 SDIT Harapan Bunda. Pada tahun ajaran 2008-2009 ini di SDIT Harapan Bunda telah mempersiapkan berbagai langkah dalam mensukseskan pelaksanaan UASBN. Try ou dan pengayaan melalui tambahan jam belajar telah dilakukan. Try Out diprogramkan 7 kali, 2 kali dari internal sekolah, satu dari JSIT Nasional, 4 kali dengan lembaga –lembaga bimbingan belajar eksternal baik IPIEM serta Primagama. Lalu bagaimana hasil yang dicapai? Apabila kita lihat dan kita ukur dari standar Dinas Pendidikan dengan batas ketuntasan tiga mata pelajaran UASBN kita lulus. Akan tetapi apabila mengacu pada prestasi tahun lalu, kita sebisa mungkin dapat lebih meningkatkan standar kelulusannya. Dari masing-masing try out juga dapat coba disimpulkan. Walaupun di beberapa try out kita belum maksimal karena prosentase tingkat kelulusan hanya 50%. Seperti halnya juga pada pelaksanaan try out nasional JSIT, secara prestasi rangking terjadi kemunduran, tetapi perlu dilihat juga adanya kuantitas peserta try out

Read more...

My Experience with British Council

Social Enterprise

Pada kesempatan ini saya coba ingin menyampaikan pengalaman mengikuti program British Council. Dan mungkin lebih jelasnya tentang arah pemikiran UK (Inggris) dan Amerika. British Council bukan bagian dari kepentingan kedua Negara tersebut. Walaupun pusatnya memang di Inggris. British Council adalah lembaga budaya yang independen dari kepentingan manapun. Pada fase/ tahapan program ISSN yang ketiga adalah tentang entrepreneurs, tetapi jauh dari yang pernah saya bayangkan sebelumnya. Entrepreneur atau kewirausahaan yang dimaksud bukan untuk kepentingan pribadi atau bisnis semata. Selama 3 hari saya mengikuti pelatihan tersebut, arah pemikiran dan langkahnya lebih kepada ranah yang berbasis sosial. “Social Enterprise”. Kewirausahaan yang berbasis social atau yang lebih mengedepankan pelayanan social.


Mengapa SE lebih banyak dikembangkan di UK? Mengapa juga sebagian komunitas di Amerika tidak begitu tertarik dengan SE? kehidupan individualis orang-orang barat, sedikit banyak semakin menghilanghkan rasa kebersamaan/ sosial. Apalagi kalau dibandingkan dengan budaya ketimuran yang ada, khususnya di Indonesia. Jelas sangat bertentangan. Hidup yang “guyup rukun, gotong royong”,sudah pasti jarang kita temui di dunia barat. Hal inilah yang membuat para pelaku bisnis di UK berfikir ulang. Mungkin juga tentang arti kehidupan ini. Sebenarnya hidup ini untuk siapa dan kembali kepada siapa. Kalau merunut akar berfikir kita sebagai umat muslim, jelas jawabannya kepada Allah. Akan tetapi kerangaka berfikir sebagian komunitas di UK berbeda. Inilah yang sedikit banyak yang mengarahkan kepada pemikiran social enterprise.

Banyak contoh yang dapat kita saksikan baik di media local nasional maupun internasional. Beberapa lembaga usaha yang tidak berbasis social dan keterbukaan publik hampir pasti pada akhir permaslahannya adalah kegagalan dalam keberlangsungannya

Read more...

Selamat Jalan Bp. Taryono


Bertemu dan berpisah adalah sebuah kewajaran dalam kehidupan. Apalagi dalam rangka menjalankan amanah. Tugas dan Kewajiban mengabdi pada negara. Tak terkecuali dalam dunia pendidikan. Pembenahan dalam tujuan perbaikan struktur pun wajar dilakukan. Di awal tahun 2009 ini banyak sekali terjadi mutasi atau perpindahan tugas kepada pejabat dilingkungannya. Di kecamatan Pedurungan ada beberapa pengawas dan Kepala Cabang yang dipindah tugaskan.

Setelah berjuang dan mengabdi selama 7 tahun 4 bulan. Terhitung awal bulan Januari 2009 Kepala cabang Dinas Pendidikan Bp. Taryono,M.Pd dipindah tugaskan ke daerah Semarang Tengah. Daerah perkotaan yang dibanding keberadaan kecamatan Pedurungan. Dengan segala prestasi dan perjuangannya selama di kecamatan Pedurungan, Segenap komponen SDIT Harapan Bunda mengucapkan Selamat Jalan dan Ungkapan terima kasih atas segala kontribusi dalam membantu menegakkan pilar pendidikan,khususnya bagi Lembaga pendidikan Islam Terpadu Harapan Bunda.

Selain kepala cabang dinas pendidikan kecamatan Pedurungan, ada juga salah satu pengawas TK-SD di kecamatan Pedurungan yang dipindah tugaskan ke daerah lain. Ibu Sulistyowati, atau yang lebih dikenal "bu Lis". Terhitung mulai tahun 2009 ini juga beliau diangkat dan diamanahi sebagai Kepala UPTD Pendidikan di kecamatan Semarang Utara. Sebuah prestasi yang sangat baik tentunya bagi dunia pendidikan di kota Semarang.

Kabar lain yang bergulir di dunia pendidikan kota Semarang, adalah adanya mutasi kepala Dinas Pendidikan kota Semarang yang semula Bp. Sri Santoso, untuk awal tahun ini juga digantikan oleh Bp. Ahmad Zaenuri.


SELAMAT DAN SUKSES
BAGI PARA PRAKTISI PENDIDIKAN DENGAN AMANAH BARUNYA


Read more...

Awal Tahun Yang Menyesakkan Dada


Alhamdulillah tahun baru telah datang. Tahun Baru Hijriyah. Tahun Baru Masehi. Kita semua berharap waktu yang akan datang senantiasa memberi semangat bagi segala aktifitas kita. Dua tahun baru yang beriringan. Setidaknya semangat di awal tahun ini merupakan perbaikan bagi segala hal khususnya juga bagi bangsa kita,karena agenda besar di tahun 2009 telah di ambang pintu. Pemilihan Umum atau PEMILU. Ajang demokrasi 5 tahunan.
Namun....diawal tahun ini terasa ada yang mengganjal dan bahkan menyesakkan dada. Sebagian besar masyarakat dunia kembali harus prihatin dan dutuntut kepeduliannya. Betapa tidak. Tragedi kemanusiaan kembali terjadi. Berbagai adegan kekejaman kembali terdengar, terlihat dan dipertontonkan secara terbuka. Sebuah peristiwa yang semestinya sudah tidak harus ada di muka bumi ini. AGRESI MILITER ISRAEL. Sepertinya tidak pernah ada kesudahan dan sepertinya tidak juga ada kepuasan bagi kaum yahudi Israel dalam menancapkan taring-taring keserakahannya. Hampir 60 tahun lebih penjajahan berlangsung. Dimana kondisi tersebut dapat dibayangkan 60 atau seabad tahun yang lalu. Bangsa Indonesia pernah mengalami hal tersebut. Betapa kejamnya penindasan itu. Betapa kejinya penjajahan itu.

Memang nafsu mengalahkan segalanya. Nafsu pulalah yang menghancurkan sendi-sendi kehidupan ini. Apa yang terjadi di jalur gaza saat ini adalah contoh nafsu dan keserakahan kaum yahudi Israel. Sehingga nyawa manusia bahkan anak-anak yang tak berdosa ikut menjadi korban.

Israel merupakan negara yang tak punya aturan. etika moral dan peperangan tidak pernah di patuhi. masih ingat bagaimana ketika Israel menggempur Libanon 2 tahun yang lalu, dengan dalih mencari militan hizbullah. Sekali lagi yang menjadi korban rakyat sipil yang tak berdosa. Sampai hari ini di Palestina 513 jiwa melayang, dan 2.300 yang terluka. Tak sebanding dengan kondisi Isarael yang hanya 5 tewas dan 62 terluka. (sumber republika,selasa,6 januari 2009)

Ironis. Di tengah peradaban yang berkembang dan cenderung maju ke arah yang lebih mengedepankan hak azasi manusia, masih ada penjajahan.



SELAMATKAN PALESTINA SEKARANG JUGA !!!!!

Read more...

Sekolah unggul, mungkinkah dengan Fasilitas sederhana?



Kalo kita udah pernah menonton film "Laskar Pelangi",pasti komentar yang keluar "sedih". Film itu menggambarkan pendidikan di masa lampau. Tahun 1979. 30 tahun yang lalu. Lalu, bagaimana dengan kondisi sekarang? sudahkah lebih baik. Memang kalau kita melihat kondisi di perkotaan,sudah. Sudah layak. Akan tetapi coba tengoklah kondisi daerah yang terpencil.

Sekelumit cerita saya dapatkan dari hasil silaturahim dan main ke daerah pelosok kab.semarang. Ya,Bandungan, lebih tepatnya di kecamatan Sumowono. Daerah perbatasan kab. Semarang dengan Temanggung. Apabila kita betul-betul mencermati. Sungguh ironis dan sedih. Sama dengan kondisi yang dilakonkan di "Laskar Pelangi".

SD Negeri Kemitir 01. Sekolah yang mempunyai jumlah siswa 67 dan diampu oleh 8 guru. Kondisi ini diperparah pula dengan fasilitas ruang belajar yang hanya 4 ruang. Itupun kondisinya tidak layak disebut sebagai sekolah. Karena di daerah pegunungan. sudah barang tentu intensitas hujan lebih padat. Dalam kondisi atap genting yang pada bocor. Ketika kabut datang kami tak bisa menulis dipapan tulis. Papannya kan basah. Ungkap salah satu guru disana. Bapak Ahmad Nurkholis. Salah satu guru mengisahkan hal tersebut. Guru Pendidikan Agama Islam ini tak hanya mengajarkan pelajaran Agama saja, akan tetapi ia juga diperbantukan untuk memberi tambahan pelajaran yang lain. Matematika,Bahasa Indonesia. Disamping itu beliau juga diperbantukan di sekolah lain yaitu di SDN Kemitir 2 yang jarangnya tidak dekat. Butuh sekitar 20 menit naik sepeda motor karena kondisi daerah dan jalan yang berbelok-belok.

Dengan kegigihannya dalam berjuang di dunia pendidikan ia mampu menjadikan sekolah unggulan dalam mata pelajaran PAI tingkat nasional yang dilaksanakan di Bandung beberapa pekan lalu. Tekadnya hanya satu, berjuang. Daya dukung masyarakat yang masih tradisional tidak menyurutkan semangatnya. Guru yang akrab dipanggil pak Nur ini bercerita. Bahwa daerah tersebut masyarakatnya masih primitif. Banyak ia mendapati dimana kondisi anak yang tidak bisa menerima pelajaran dengan baik pasti dihubungkan dengan dunia mistis. Pasti diganggu roh jahat,katanya. Tidak jauh dari situ memang ada tempat mistis yang menurut banyak orang dijadikan tempat bersesaji.

Read more...

Nonton Laskar Pelangi bersama Wawali Mahfud Ali


Sedih dan ironis. Mungkin inilah ungakapan yang dapat tersirat setelah menyaksikan film anak-anak belitong,"Laskar Pelangi". Ya,bersama rombongan dari pemkot dan segenap tamu undangan,tanpa terduga saya mendapat undangan menonton film berlatar pendidikan yang saat ini lagi heboh.

Selama ini hanya mendengar dari orang-orang sekitar dan anak-anak tentunya. "Pak,udah nonton film Laskar Pelangi?,belum, jawabku singkat kepada anak-anak. Yah..walaupun setiap hari saya coba menyanyikan sountrack lagunya dari nidji dan coba mencari kunci nadanya,untuk mengisi sela-sela pelajaran SBK.

Tak terduga memamg. Ketika lusa saya dikabari temen dapat undangan nonton "LP",dan memang untuk waktu dan tempat hanya disebutkan di "Plasa". Pokoknya langsung kesana,kata temen. Emang yang ngundang siapa?,bapak wakil walikota, begitu tambahnya. Dan ternyata benar,disana sudah banyak dari pejabat setempat yang sudah siap menyaksikan film tersebut.

Subhanallah...mulai dari pertama sampai akhir babak demi babak,dan berbagai tahapan improvisasi film ternyata luar biasa. inilah gambaran sekilas potret dunia pendidikan di Indonesia pada masa itu. Betapa sebuah pengalaman dan perjuangan yang sangat tentunya bagi ke-10 laskar bocah-bocah belitong yang dengan kondisi memprihatinkan berusaha mengais ilmu dan menggapai cita-cita. Sehingga tanpa terasa,air mata ini berlinang. Ya...Allah,maha suci Engkau yang menciptakan kehidupan ini. Ical,Lintang,Mahar. Sungguh cerita yang menyayat hati. Dengan skenario dan garapan karakter yang sempurna bagi eksistensi dunia peran. Bu Mus,yang diperankan cut mini, adalah gambaran kegigihan dan pengorbanan seorang guru yang bisa jadi banyak kita saksikan dalam kehidupan nyata ini.

tak terasa dua jam berlalu. Dan lampu penerang telah menyala. Dan...ternyata Bp. Wakil Walikota telah menunggu di pintu keluar cinema. Ya,dengan senyuman yang ramah beliau menyapa dan menyalami seluruh tamu undangan yang keluar.

Read more...

KKG=Kelompok Kerja Guru ?

Peran guru dalam sebuah proses kegiatan belajar mengajar,sebagai penentu keberhasilan dari proses belajar itu sendiri. Siswa didik mengalami perubahan dapat diukur dari hasil evaluasi belajarnya. Ketika hasil dari proses itu rata-rata dapat dilihat keberhasilannya, sudah pasti tingkat kesukaran atau permasalahan minimalis. Sebuah wadah kelompok yang tak asing tentunya bagi para guru untuk mencoba menyelesaikan permasalahan pembelajaran di kelas atau yang sering disebut KKG. Kelompok Kerja Guru. Efektifitas KKG akan berjalan normal,bahkan menunjukkan peningkatan yang positif apabila komitmen dari komponen-komponen terus terbangun.

Sepekan sekali KKG dilaksanakan,akan tetapi sudah efektifkah ini berjalan? Di DABIN tujuh,dengan wadah Gugus Gajah Mada,KKG antar anggota gugus senantiasa berjalan rutin. mulai dari pertemuan rutin,dimana agenda rutin adalah pembahasan perkembangan seputar masalah pembelajaran. Seminar,pelatihan atau kunjungan.

Read more...



Taqabalallahu minna wa minkum
Minal Aidin Wal Faizin

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429 H
Mohon maaf Lahir dan Batin

Mari...kita tapaki hari yang fitri dengan lembaran suci
Kebersihan hati, kejernihan ruhi

Read more...

Terbang bersama "British Council"

Bandung,26-28 Agustus 2008


Tepat pukul 13.00 WIB (Waktu Indonesia Bandung),kami serombongan ISSN (Islamic School Support Network) tiba. Sebanyak 50 perwakilan sekolah/pondok pesantren setelah dijemput dari bandara Soekarno-Hatta,Cengkareng sekitar 2 jam-an. Ke-50 peserta tersebut berasal dari 7 propinsi. Setelah masuk gerbang P4TK IPA,kamipun check in di hotel tersebut. Sejuk. Ya,Bandung terkenal dengan udaranya yang sejuk. Terbayang,7 tahun yang lalu aku pernah mengitari Bandung dengan dunia panggungku. "Anak Band",itulah masa lalu. Setidaknya ada kenangan tentang Bandung kota kembang.

Sore itu masih santai,karena memang agenda acaranya mulai malam. Saya sekamar dengan Pak Akbar dari Pondok pesantren Agribisnis "Abdurrahman bin Auf",Klaten. Selepas magrib kami menuju restoran "plato". Makan malam sambil perkenalan. Prakata dari Bp. Muhaimin Syamsudin mengawali. "Selamat datang di Bandung,saya Muhaimin dari British Council Indonesia",sambutnya membuka perkenalan. Dengan diiringi lantunan musik santai acara berlanjut tanpa terasa sampai pukul 21.00.

Keesokan harinya,kami menuju Plato room,berdampingan pas dengan restoran tadi malam. ternyata kami terlambat,karena acara sudah dimulai dengan pembukaan. Sesi pertama dimulai dengan pembuatan komitmen dan perkenalan tentang British Council. masing-masing peserta menuliskan nama, sekolah dan motivasi ikut acara. dengan game pesawat yang di buat masing-masing peserta,kita mulai berkenalan satu sama lainnya. Ada dari Aceh, Padang, Bekasi Sidoarjo, Magelang. 50 orang ternyata banyak juga.

Ada 3 sesi agenda utama dalam acara tersebut.
1. Classroom Language
2. Entrepreuneurship
3. School Links/networking

Classroom Language

Pada setiap bagian dari acara lebih banyak dengan diskusi dan praktek.



Read more...

Sapa Ramadhan

Marhaban Ya Ramadhan....

Alhamdulillahi robbil alamin...ramadhan datang lagi
kesejukan itu menghampiri kita semua
dan..
Hari ini, kita bersama lagi dalam naungan kasih dan sayang, limpahan ampunan, limpahan kebarakahan dari Allah SWT. mari kita muliakan bulan yang penuh makna ini.
Bulan tarbiyah bagi semua. Tarbiyah nafsi, tarbiyah wakti dan tarbiyah ilahi. Semua ada. Ya..Ramadhan harapan bagi semua.
Kemenangan yang pernah kita raih pada setahun, dua tahun yang lalu mari kita rengkuh kembali di tahun ini. Kesucian hati senantiasa teriringi.

Marhaban Ya Ramadhan.....
Happy fasting day

Read more...

About This Blog

About This Blog

  © Blogger templates Palm by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP